Tell Me Why??

image

Cast           : Cho Kyuhyun, Kim Hyuna, and other
Category   : Sad, Yadong, NC-21, Oneshoot
.
.

Warning!! This story just for 17+, tapi dosa ditanggung masing- masing! Bye…
.
.
.
‘Why??? Please tell me why?!’
.
.
.
.

‘Huft……’

Aku duduk dipinggiran ranjang, mengatur setiap helaan nafas yang keluar. Meredakan kegugupan yang melandaku, sungguh aku sangat gugup. Aku memeluk tubuhku yang setengah telanjang. Maksudku, pakaian yang kupakai ini memiliki bahan yang cukup minim. Bisa dikatakan, pakaian yang kekurangan bahan.

Ceklekk…

Pria itu terlihat begitu seksi! Piyama sutera hitam yang dikenakannya sangat serasi dengan kulitnya yang pucat. Rambutnya yang setengah basah, menambah kesan seksi pada dirinya. Bibir tebal itu melengkung, mengukir seringaian seksi yang terbingkai di rahang tegasnya. Oh My My… I want him in my bed, Now!

“Kyuhyun…” Aku memanggilnya pelan. Pria itu kembali menatapku dengan seringaiannya yang seksi.

“Ya?” Suaranya terdengar begitu rendah, memanggilku begitu dalam pada gairah.

“Ak- aku….” Aku kehilangan kata- kata. Seluruh pikiranku terenggut oleh pemandangan indah yang dihasilkan oleh pria ini.

“Aku, aku kedinginan.” Bodoh! Dia tertawa pelan. Dia tertawa, gerakan jakunnya memanggilku untuk menghisapnya. Oh My!

“Baiklah, jika kau kedinginan…” Suaranya terdengar serak. Pandangan matanya turun kearah lingerie hitam yang kukenakan.

“Ayo, kita buat menjadi panas!” Dia menciumku. Tumpukan benda kenyal itu menimpa bibirku, menyesapnya pelan meninggalkan kesan basah yang menggairahkan.

Aku membuka mulutku, membiarkan lidahnya mendarat indah di dalam mulutku. Kami saling menghisap, mengalirkan gairah. Tubuhku semakin panas.

“Oh….” Sialan! Bibirnya terus berjalan menuju kearah leherku. Memberikan sensasi yang luar biasa, menghasilkan getaran pada setiap saraf ditubuhku.
.
.
.
.

“Oh, Kyuhyun! Kumohon…. Oh, please…” Kepalanya berada diantara kedua pahaku. Lidahnya yang panjang itu berada dipusat tubuhku, astaga! Nikmat sekali.

“Oh… KYU!!” Aku meraih puncak. Melengkungkan tubuhku, merasakan sebuah getaran dari tubuhku. Kyuhyun menyeringai, memposisikan tubuhnya diantara kedua kakiku.

“Oh, Kyu. Kumohon….” Aku merintih saat sebuah benda keras menggesek daerah kewanitaanku. Oh, damn! Dia menyeringai.

“Mohon apa sayangku??” Suaranya yang berat dan menggoda, semakin menyulut gairahku.

“Aku….. Ah, Kyu! Kumohon.. Aku sudah tidak tahan!” Aku tau dia menyeringai, oh my!

“Baiklah! Jika itu yang kau inginkan….” Suaranya begitu rendah, sial!

“Lakukan apapun, jika ini akan sakit…” Kejantanannya yang mengeras itu menggesek milikku yang sudah basah.

“Oh… Kyu! AHH!!” Aku mencengkram pundaknya keras, saat benda asing itu menerobos penghalangku.

Omonaa…..” Dia mengerang, aku mengerutkan dahiku. Sungguh! Ini benar- benar perih. Aku semakin mengeratkan peganganku, dia melumat bibirku.

“AKHH!!” Dalam satu hentakan, benda itu lolos. Miliknya mengisi penuh pusat tubuhku, dan itu sakit.

“ohh…” Dia merintih. Kami saling menatap. Dahinya penuh dengan peluh, dia sangat seksi!

“Nghh… Kyu!” Rintihku, dia menggerakkan tubuhnya. Miliknya yang keras menghantam diriku. Ini sedikit perih, tapi cukup nikmat.

“Ahh, Kyu! Kumohon…” Aku terus merintih. Oh, gairah memang menghilangkan akal sehatku.

“Apa??” Tanyanya. Suaranya sangat pelan dan serak, menyulutkan api dalam gairahku.

“oh… Kumohon kyu….” Sial! Dia kembali menyeringai. Damn! Dia memperlambat gerakan tubuhnya.

“Kyuhyun…. Kumohon….”

“Apa sayang??” Dia menghentikan gerakan tubuhnya. Sial!

“Kyu… Lebih cepat!” Kini aku memohon padanya, aku sangat ingin dia bergerak.

“Seperti ini??” Dia bergerak pelan. Oh, ini menyiksaku!

“Lebih cepat, kumohon!”

“Seperti ini?? Ohh” Dia bergerak lebih cepat lagi, dan lagi.

“Ohh, yeah! Yes please.” Dia mempercepat gerakannya. Menghasilkan perpaduan nada antara decitan tempat tidur dan desahan kami.

“Oh….. Kyuhyun.” Aku melantunkan namanya dalam setiap desahanku.

“Kyuhyun!” Kami meraih puncak saat dia menghujamkan gerakan terakhirnya.
.
.
.

“Sial!!” Aku mendengarnya. Dia mengumpat saat melepas miliknya, aku terlalu lelah untuk melihat apa yang terjadi.

“Kau telah menipuku jalang!” Aku membuka mataku lebar. Apa?? Jalang??

Saat aku duduk, dia pergi. Amarah terbakar, itu terlihat dari matanya. Dia membanting pintu dengan sangat keras, aku sangat bingung apa yang telah terjadi. Tubuhku terlalu lelah, dan sangat sakit pada daerah sensitifku.

‘Please tell me why??’

.
.
.

Seminggu telah berlalu semenjak kejadian itu, Kyuhyun tak pernah kembali. Malam ini aku memeluk diriku sendiri menghilangkan rasa dingin yang menusuk kulit.

‘Ding… Dong…’

Aku membuka pintu, sesosok pria yang satu minggu pergi dari hadapanku. Tanpa alasan yang jelas dan kenapa.

“Kyuhyun!”

Mianhaeyo…..

End (or TBC)

Hai hai… Saya kembali dengan ff baru! Untuk The Reason mungkin akan saya kirim ke FlyingNC pada tanggal 1 mei atau 18 mei… Ditunggu yaaa…

Posted from WordPress for Android

12 thoughts on “Tell Me Why??

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s