You Are Still My Friend ( Little Best Friend) Full

YOU ARE STILL MY FRIEND

Main Cast :
♪Haeri Kim
♪Haeun Choi (Sunnie Kim- author di blog sebelah)
♪Hanneul Lee (Author)
♪Hyunsa Lee
♪Lee Donghae
♪Choi Siwon
♪Kim Ryeowook
♪Cho Kyuhyun
And other cast
Length :
Chapter 1/?
Genre :
♪Friendship, Romance, Sad.
Rated :
♪PG-13

“Persahabatan gak akan pernah luntur oleh derasnya arus waktu”

Author POV
Siang yang sangat panas tidak melunturkan semangat mereka untuk melanjutkan aktivitas mereka. Meskipun rasa haus mendera kerongkongan, mereka tetap semangat untuk belajar, Walaupun hanya karena ssaemnya ganteng *digampar haeun*. “Ahh…. Haeri.. bisakah kau menjelaskan pengertian dari hewan nokturnal???” Tanya Park ssaem kepada haeri, namun haeri tidak menghiraukan perintah park ssaem karena dia sedang asik memperhatikan seseorang dibalik jendela. “Ri ah…. Ri…ah…” tegur haeun yang duduk sebangku dengannya. “MWO YA?! Kau ini menggangguku saja aku kan sedang ngeliatin Donghae sunbaenim…..” jawab haeri dengan suara yang sedikit besar, ternyata ia tak sadar bahwa Park ssaem sedang memperhatikannya. “KIM HAERI…. APA KAU TAK DENGAR APA YANG AKU PERINTAHKAN?????” seru park ssaem yang sontak membuatnya terkejut. “Nde?!” Tanya haeri kebingungan, “aku menyuruhmu untuk menjelaskan arti hewan nokturnal…” jelas Park ssaem pada haeri. “Ahhh nde ssaem nokturnal itu…. ehm… nokturnal adalah….” jawab haeri gugup, ‘nokturnal itu donghae atau ikan yang berenang ke laut timur’ ucap Hanneul setengah berbisik kearah Haeri yang duduk dibelakangnya. “Hah… ne… hewan nokturnal itu Donghae… atau ikan yang berenang kelaut timur….” jawab haeri penuh percaya diri. Jawaban haeri lantas membuat semua orang dikelas tertawa tanpa terkecuali. “Kenapa kalian tertawa… apa ada yang salah dari jawabanku hah?!” Tanya haeri dengan percaya diri. “Haeri… kemari kau….” ucap Park Ssaem. Haeri pun merasa senang karena dia pikir dia akan mendapatkan apresiasi karena jawabannya tadi, semenara itu hanneul, haeun dan hyunsa hanya tersenyum senyum sendiri.
Setibanya didepan kelas, bukannya mendapatkan hadiah atau apresiasi dari Park ssaem melainkan..

Haeri POV
Hah aku senang sekali karena park ssaem memanggilku, mungkinkah aku akan mendapatkan apresiasi atas jawabanku??? Semoga saja…
“Awww……” ringisku saat park ssaem menjewerku, “kenapa saya dijewer???” Tanyaku bingung “kau tanya kenapa heh????” Park ssaem bertanya padaku dengan nada yang sedikit tinggi… “ahhh adakah yg bisa menjelaskan mengenai hewan nokturnal???” Tanya park ssaem kepada teman teman diruangan kelas,
“Saya bisa ssaem” seru sanhee sambil mengangkat tangannya *bayangin ajah tiur* “ne silahkan” “hewan nokturnal adalah bla….. bla…. bla…” jelas sanghee *bayangin kalo tiur lagi jawab pertanyaan* “ne gamsha..sanghee…” ucap park ssaem pada sanghee *bayangin kalo yg lagi ngomong itu pak eri* “aduh haeri haeri… makanya kalau lagi belajar itu diperhatikan…. jangan selalu memikirkan namja ikan itu….” nasihat park ssaem “sebagai hadiah atas jawabanmu… kamu saya hukum…..”
‘jadi jawabanku salah heh? Awas kau hanneul, kau akan mati ditanganku,’ seruku dalam hati sambil menatap hanneul yg tertawa.

Author POV

*pulang sekolah*
“Bagaimana hadiahnya???” Tanya hanneul dengan wajahnya yang tak berdosa, *pletakk haeri menjitak(?) Kepala hanneul “akhhh appoyo….” seru hanneul menahan sakit dikepalanya akibat jitakan haeri. “YAK!!! KAU HANNEUL, TAHUKAH KAU??? *gue tempe bukan tahu… #plakk* AKU SANGAT MALU KARENA KAU….. !!!!!” Haeripun berlalu dari hadapan hanneul, hanneulpun merasa kalau dia sudah keterlaluan pada haeri, karena apa yang dilakukannya tadi,

Flashback…

Hanneul POV
Aku melihat haeri yang sedang dihukum, hahaha lihat dia lucu sekali, tapi…. aku keterlaluan gak yah??? Ntahlah aku juga gak tau, tapi saat aku melihat tatapan membunuhnya kepadaku, aku yakin dia akan marah besar padaku. Ehh tapi emangnya masalah buat gue???
Aku, Haeun, dan Hyunsa menghampiri haeri yang sedang dihukum dengan mengalungkan tulisan ‘aku memikirkanmu sunbaenim ^^’ dan menyimbolkan hati tanda cinta dengan tangannya.*eh lucu bgt klo ngebayangin Riri kya gitu…. kkk~ #plakk /ditabok Riri /*
Banyak sekali orang yg melihatnya, termasuk Donghae sunbae, sepupuku. “Haeri ah…..” seru haeun kepada haeri, haeri hanya membalas dengan senyuman. Namun…. ketika dia melihatku berada diantara haeun dan hyunsa dia hanya tersenyum sinis… ‘Tuhan matilah aku….’ gumamku dalam hati.
★★★

“Hanneul ah…. menurutku, kau sudah sangat keterlaluan…. sebaiknya kau pergi meminta maaf pada haeri…..” Hyunsa menasehatiku, kalau aku pikir pikir, memang sebaiknya aku minta maaf aja deh sama haeri, tapi…. gimana caranya????

Flashback end

Haeun POV

Sudah tiga hari haeri dan hanneul gak saling bicara, gue bingung. Aku gak mau pertemanan kami hancur cuman karena hal yang bisa dibilang sepele…

“Hyunsa ya….. bagaimana jika kita memperbaiki semua ini???” Tanyaku pada Hyunsa, yah kebetulan kami hanya berduaan di kantin *hati hati loh yg berduaan ntar yang ketiganya Kyuhyun lagi…. #plakk /ditabok kyu,digampar haeun, ditonjok hyunsa/emang tabok.ama gampar apa bedanya??*.
“Mwo…???” Hyunsa menautkan alisnya, “maksudku… kita membuat semuanya kembali bersatu seperti dahulu, tidak terpecah seperti ini… aku ingin Haeri dan hanneul baikan” jelasku panjang lebar pada hyunsa, “aku juga mau…. tapi gimana caranya???” Tanya Hyunsa padaku, “aha…. i got it!!!” Jawabku sambil menjentikkan(?) Jariku *keluar lampu* sementara Hyunsa hanya menatapku bingung.

★★★
“Kenapa kau membawaku kesini eun ya?????” Tanya hyunsa padaku saat aku menariknya ke perpustakaan. Namun Hyunsa tiba-tiba diam seribu bahasa saat melihat sesuatu dibalik rak buku… namja berkulit putih, bermata coklat, dan sedikit jangkung… yah… siapa lagi kalau bukan Kyuhyun salah satu namja populer disekolah yang masuk dalam genk SFS yg beranggotakan Donghae, Kyuhyun, Dan Eunhyuk. Mereka pintar, kaya dan tampan namun sayangnya mereka sombong, tapi itu tidak memungkiriku untuk tetap menyukai salah satu dari mereka yaitu kyuhyun.
“Ahh annyeong haeun ah… hyunsa ah… sedang apa kalian disini???” Kyuhyun tiba tiba menyapa kami berdua. Tiba-tiba?? Yah memang biasanya dia eumm mereka menyapa kami hanya saat kami bersama hanneul, yg tak lain adalah sepupunya Donghae. “Ne kyuhyun ah.. kami hanya ada sedikit urusan…..” jawabku pada kyuhyun, dia hanya mengangguk anggukkan kepalanya sambil melihat hyunsa yg sedang menundukkan kepalanya dan berlalu dari hadapan kami.. ‘apa hubungan mereka berdua???’ Gumamku dalam hati. Yah.. biasanya hyunsa tak pernah begini dihadapan namja, atau mungkin??? Ahh ani… hyunsa tak akan pernah mengkari janjinya kepadaku.
Janji…?? Yah kami berempat pernah berjanji untuk tidak menyukai namja yang sama *ini gue ngarang” ajah biar ceritanya lbh panjang*. Karena jika kami menyukai namja yang sama itu akan merusak persahabatan kami.
“Haeun ah….. apa rencanamu tadi mengajakku ke perpustakaan???” Tanya Hyunsa yang mampu membuyarkan lamunanku.
“Ah ne… mian aku lupa….” ucapku pada hyunsa, “eum.. mana yah????” Gumamku sambil mecari cari letak buku yang ingin aku cari. “Ahh ini dia!!” Ucapku bangga saat aku menemukan buku yang kucari. “Apa ini??? Eum… little best friend????” Tanya hyunsa padaku. “Ini adalah buku yang menceritakan tentang kehidupan orang orang yg bersahabat…. aku sih juga tau buku ini dari hanneul….” jelasku pada hyunsa. Dan kamipun mulai melanjutkan membaca ceritanya. Saat aku membuka buku tersebut ada selembar kertas yang jatuh, “hmm apa ini???” Ucap hyunsa yang hanya kujawab dengan gelengan. Kamipun larut dalam surat itu.

Author POV

Sudah tiga hari hanneul tidak masuk ke sekolah, hyunsa dan haeun pun sangat khawatir ditambah lagi dengan surat yang mereka temukan dibuku kemarin.
I love my little best Friend !!!
Dont forget me…
Walaupun kalian tak mungkin membaca ini….

Blue Sky

….

“Haeri ah……” teriak haeun pada haeri. “Ahh haeun… waeyo???” Tanya haeri pada haeun. “Ahh apa kau melihat hanneul hari ini???” Tanya hyunsa, “ne…. sudah tiga hari dia tak masuk sekolah” timpal haeun. “Kenapa kalian tanyakan orang itu padaku???” Jawab haeri seakan tidak peduli. “Huh.. apa kau tak khawatir padanya??? Dia sudah absen selama tiga hari….” jelas haeun pada haeri. “Apa peduliku padanya?!” Ucap haeri lalu pergi meninggalkan hyunsa dan haeun, mereka hanya bisa menghela nafas berat.

★★★

Para siswa kelas XI 1 pun belajar dengan serius kecuali haeri yang menatap bangku kosong yang berada dihadapannya, dalam hatinya yang paling dalam(?) Dia juga mengkhawatirkan sahabatnya.
Tanpa ia sadari haeun yang duduk disebelahnya memperhatikan tingkah lakunya.
‘Aku yakin kau pasti kembali’ .

★★★

Sudah 3 minggu berlalu begitu saja tanpa kehadiran hanneul. “Huh… sa, apakah kau merindukan bocah itu,heh???” Tanya haeun pada hyunsa, “huh mola… semuanya terasa sepi…” jawab hyunsa lesu. “Bagaimana kalau kita tanyakan pada donghae oppa??? Dia kan samchunnya” tanya haeun pada hyunsa, “maksudmu kita pergi ke kelasnya gitu??” Tanya hyunsa dan dijawab anggukkan dari haeun. “Apa kau sudah gila??? Kau mau kita pulang tak selamat karena sunbae-sunbae disana” disana eoh??” Tanya hyunsa dan lagi dijawab dengan gelengan dari haeun. “Yah mau bagaimana lagi??? Jika tidak begitu kita tidak tau apa yang terjadi kan???” Jawab haeun dengan tatapan sendu dari hyunsa. ‘Bagaimana jika dia tau yang sebenarnya???’.

★★★

@KelasDonghae

“Ahh itu dia Donghae sunbaenim…..” ucap haeun sambil menunjuk tiga orang namja yang sibuk dengan kegiatannya masing-masing, ada yang lagi main PSP, ada yang lagi makan pisang(?), ada juga yang menonton dua orang lainnya *tau donk siapa aja tuh…..#plakk /ditimpuk pake daun pisang/ *. “Annyeong oppadeul….” sapa haeun dan hyunsa serentak. “Huah… ann…yeo…ng…” jawab hyuk yang masih asik dengan pisangnya(?). “Kalian haeun….dan kau… hyunsa teman adikku hanneul kan???” Tanya Donghae pada hyunsa yang hanya dibalas dengan anggukkan. Kyuhyun yang mendengar nama hyunsa langsung mendongakkan kepalanya lalu membuang PSPnya entah kemana *dari pada dibuang mending buat aku… /pungut PSP/ #plakk /ditabok kyu/*. Hyunsa yang menyadari hal itu hanya menunduk, “oh ya… apa yang kalian lakukan disini??? Bukannya hanneul tidak ada disini???” Tanya eunhyuk. “Kami disini untuk menanyakan soal hanneul pada Donghae oppa…” tanya haeun dan hyunsa hanya menunduk karena sedang diperhatikan kyuhyun.

“Ahhh…. bukannya kalian satu kelas dengan hanneul???” Jawab hae, “tapi dia sudah absen 3 hari,,, apa oppa tau dia dimana???” Tanya haeun. “Hah?! Tiga hari????” Jawab Donghae dengan suara yang besar sehingga membuat eunhyuk tersedak pohon pisang(?) *#plakk. “Jadi oppa tidak tau dimana keberadaan hanneul???” Tanya haeun yang dibalas anggukkan keras dari Donghae. Sementara itu hyunsa hanya terdiam kaku karena sedari tadi kyuhyun menatapnya tajam. “Eummm yasudahlah kalau begitu…. aku sama hyunsa pamit ne…. annyeong” ucap haeun sambil menarik paksa hyunsa karena dia hanya diam saja.

*Pulang sekolah*

Haeun POV

Disiang hari yang panas ini aku melangkahkan kaki pulang kerumah sendirian, yah… biasanya sih aku pulang sama hyunsa atau haeri, tapi karena hyunsa bilang ada urusan jadi aku pulang sendiri.

Tap…..Tap(?)
Saat aku melangkah melewati sebuah lorong kecil aku mendengar suara orang yang sedang berbicara…

‘Sampai kapan kita akan menyembunyikan semua ini jjaggiya???’  Tanya seorang namja yang suaranya familiar ditelingaku… ‘setidaknya kau harus menunggu keadaan sedikit lebih memungkinkan lagi oppa…. kumohon kau mengerti…..’ sepertinya aku mengenal suara yeoja ini… dan suara ini mirip suara Hyunsa…. “Hajiman……..” ucap seorang namja yang bersama hyunsa “tapi kau harus sabar oppa” bujuk hyunsa “eum ne… jika itu yang terbaik untuk hubungan kita…., Saranghae…..”. Aku membulatkan mataku saat melihatnya mencium hyunsa. Betapa terkejutnya aku saat melihat apa yang ada dihadapanku saat ini. Seorang yang kusayangi bersama namja yang aku cintai sedang berciuman…

“Hyunsa………”

‘When your life falls apart always
remember that I’ll be the one who
stays when the rest of the world
walks out.I’ll be there to help you
through.’

Matahari masih terbit diengan indahnya…. menyebarkan rasa hangat, namun tak sehangat pelukan seorang sahabat. Yah… itulah yang dirasakan seorang yeoja yang tengah menatap keindahan dunia.

Beberapa minggu kepergiannya tanpa salam perpisahan, membuatnya merasa kehilangan separuh oksigennya. Oksigen yang menjadi sumber kehidupannya, memberikannya semangat untuk melanjutkan hidupnya.

***

Dilain tempat dengan suasana berbeda, seorang yeoja menatap sebuah bingkai berwarna biru saphire yang tertata rapi di atas meja belajarnya, membingkaikan empat orang yeoja manis*manis??? Emangnya gula???* mengembangkan senyuman khasnya masing-masing.

Tanpa sadar yeoja itu meneteskan kristal bening, mengingatkan apa yang telah terjadi. Dan menyadari bahwa penyesalan akan selalu ada diakhir cerita.

“Mianhae…. pasti kau pergi karenaku kan??? Ini semua memang salahku…. jeongmal mianhae….” ucapnya dengan memperhatikan lekat sesosok yeoja berkulit putih dengan mata berwarna coklat tua yang tengah menyunggingkan smirk khasnya.

dddrrrtt…..drrrtttt

‘hana… dul…. set…. ADA TELEPONG…. ANGKOT(?) *apa apaan ini ringtone nya… #plakk*’

“Eum… yeoboseo Hyuna ya, ada apa??????” Tanyanya pada yeoja bernama Hyunsa.
“……..”
“Ne…. arraseo, aku akan segera kesana….” jawabnya.

Yeoja itupun bergegas karena seseorang tengah menunggunya. Setelah selesai bersiap dia kembali menatap Foto tadi.

“Apapun akan kulakukan asal kau mau kembali lagi….” ucapnya dan tersenyum miris.

@Kone Beans cafe….

“Haeri…. ah.. kemari….” ucap seorang yeoja,
“Ada apa Hyunsa ya???? Kenapa kau terlihat gelisah sekali….” tanya Haeri khawatir melihat sahabatnya itu gelisah.

“Apa haeun menghubungimu????”

“Ani… wae??? Apa sesuatu terjadi padanya????” Tanya Haeri

“Eum…. begini ceritanya………”

@Haeri’s House

Haeri POV

Kenapa semuanya menjadi seperti ini??? Kacau…. persahabatanku kacau.. apa semua ini salahku??? Hanneul ah…. aku harap kau sedang disini… ku mohon.

Aku tak ingin tembok persahabatan yang kami bangun bersama runtuh begitu saja, hanya karena sebuah badai kecil.

‘God please tell them i need them and i wish we’ll be Friend, long last friend’

Author POV

few days later
…….

Seorang yeoja tengah berjalan menuju lockernya, tiba tiba saat ia membuka pintu lockernya tertempel sepucuk surat dan bunga berwarna ungu, dan bertuliskan Mr. G.

‘sebelum bunga ini layu…, aku ingin membuat bibirmu menyunggingkan sebuah senyuman kepadaku…. dear my ms. G’

Isi surat tersebut cukup membuat haeun penasaran, sedih dan bahagia. Dua sisi hatinya saling berdebat, sisi satunya mengatankan bahwa iya harus menanggapi surat itu dan sisi lainnya meminta untuk tidak mempedulikan sisi satunya, dan sisi kedualah yang menang *ini kok gue jadi ngomongin sisi yah??? #plakk /ditabokin hyunsa/.

***

in other world….

Seorang yeoja tengah berjalan menyusuri kota London yang sedikit lengang. Hujanpun turun dengan sangat lebat, dan memerintahkannya untuk berteduh.
Yeoja itupun menyinggahi sebuah kafe yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri tadi. Didalam kafe, ia mendapati pemandangan yang sangat membuatnya merasa iri….

Empat orang yeoja yang sedang makan bersama seraya melepaskan tawa bahagianya. Membuat yeoja yang memandangi kejadian itu turut bersedih bersama iringan rintik air hujan yang semakin deras membasahi bumi.

‘aku merindukan kalian nae chingudeul…..’ ucapnya bermonolog.

***

back to korea!!!

Bunga mawar nan indah itupun semakin layu termakan arus waktu, menempatkan dirinya pada sebuah situasi yang membingungkan dan membuatnya penasaran atas jawaban yang selama ini membuatnya bingung.

****

Hanneul POV

Langit kota London benar-benar cerah pagi ini…. dan tidak seperti hatiku yang selalu merasa mendung.

Kutatap kesibukan kota London dari kebeningan kaca jendela, apa salah satu dari mereka memiliki perasaan yang sama denganku sekarang???? Tak ada yang bisa menjawabnya.

Dan sekarang hanya satu yang ingin ku katakan, aku merindukan mereka, dan aku ingin saat aku kembali mereka memberikan senyuman terhangatnya… dan aku tak sabar untuk 1 tahun mendatang.

Sambil tersenyum senyum sendiri aku berjalan tanpa sadar aku menabrak sesuatu.
*brakkk*
“Iam sorry sir… i don’t……” aku tak dapat memperbaiki kalimatku saat kutatap wajah seorang malaikat yang tersenyum padaku memamerkan dimpelnya ….

“Are you okay????? ”

‘Datanglah pada sahabatmu  jika kamu merasa sedih. Dan hiburlah mereka seperti mereka menghiburmu saat kamu sedih… karena sahabat yang baik akan selalu memberikan pundaknya untuk bersandar ketika lelah dan memberikan senyuman terhangat nya disaat bahagia’

 “Are you okay???” Tanya malaikat tampan berlesung pipi itu.
‘Omoo… adakah mahluk setampan itu didunia ini????’

“Miss, are you okay????” Tanyanya sambil melambaikan tangannya kehadapan wajahku. Apakah aku melamun tadi??? Kalau iya, ini sangat memalukan.

“Miss….” panggilnya lagi. “Eum ya….” jawabku kehilangan kata kata. “Are you okay???” Tanyanya. ” ahh, yes iam okay, thank’s” jawabku dan dibalas senyuman indah darinya dan berlalu dari hadapanku.

Menatap punggungnya saja aku merasa sangat senang. Eomma, apa anakmu yang manis ini sedang jatuh cinta??.

***

@paran high school

Haeun POV

Hari ini bunga itu telah layu, akankah seseorang yang menyebut dirinya ‘Mr. G’ itu akan menepati janjinya??? Entahlah… hanya Tuhan yang tau apa yang akan terjadi satu hari, jam atau detik kemudian, yang penting aku harap sosok ‘Mr. G’ itu menepati janjinya,  semoga.

Ddrrtt ddrrrt

Kubuka ponsel berlayar sentuh kepunyaanku, dan terpampampang lah sebuah wallpaper yang mengingatkanku pada keceriaan masa lalu yang begitu indah. Karena masalah sepele masa masa indah itupun lenyap seketika.

Kubuka pemberitahuan, sebuah pesan masuk tengah terselip rapih didalamnya.

From : Hyunsa  ♥SElf4

Eun ah….
Maaf jika aku hanya mengirim permintaan maaf ku hanya dari sebuah pesan elektronik.
Dan maaf untuk segala kesalahan yang telah kuperbuat selama ini,
Seharusnya sebagai sahabat kita harus saling percaya dan jujur kepada sesama.
Ingin secara langsung aku meminta maaf namun …

Kumohon, maafkan aku…

Kubaca pesan singkat yang sedikit panjang itu. Kristal bening itupun meluncur seenaknya tanpa seijinku. Seharusnya aku juga yang mengucapkan kata Mianhae… karena terlalu egois, dan kekanakan.

*sreet*
Kurasakan sebuah remukan kertas mendarat diatas rambut hitamku dan jatuh disamping tempatku duduk saat ini.

Konna beans, 15.pm

Mr. G

Begitulah isi dari gumpalan kertas tadi.

‘Grepp’
Kurasakan seseorang memeluk tubuhku, dan hangat.. itulah yang kurasakan saat ini.

“Haeun ah…….” ucapnya
“Wae????” Jawabku sok dingin
“Kenapa seperti ini???? Apakah masalah ini akan terus berlanjut???” Tanyanya lagi.
“Tanyakan saja pada wanita itu..” jawabku singkat
“Wae? Masalahmu dan Hyunsa????” Jawabnya, aku terdiam, membeku.
“Apa hanya karena seorang namja kita menjadi seperti ini????” Jawabnya yang tambah membuatku terdiam, membisu.
“Hal ini terlalu kekanakan, dan aku kecewa pada diriku dan persahabatan kita,…” ucapnya sendu sambil berlalu dari hadapanku.

***

Author POV

Suasana kafe siang itu sangat ramai, namun terasa sangat sunyi bagi kedua orang itu. Sepasang kekasih yang biasanya merajut sebuah rantaian cinta, kini membuat suasana tengang.

“Wae chagi…??? Kenapa semuanya harus berakhir???” Tanya seorang namja bermata onyx itu.
“Karena aku tidak bisa terus menderita seperti ini…. , aku tak bisa egois… .” Jawab yeoja berparas jepang yang duduk dihadapannya.

“Tapi…….” jawabnya lagi.
“Mian oppa, aku tak bisa, apapun alasanmu tidak dapat merubah keputusan apapun.” Jawab yeoja itu dan meninggalkan namja jangkung bermata onyx itu sebelum air matanya mengalir.
“Hyunsa ya……” serunya pada yeoja bernama hyunsa itu.

‘Maafkan aku kyuhyun oppa, jeongmal mianhae…..’

****

@kona beans cafe

Seorang yeoja tengah mengedarkan pandangannya ke setiap sudut kafe itu, tanpa sadar dua orang namja tengah memperhatikannya.

“Hyung ah…. aku merasa gugup sekarang…..” ucap seorang namja imut bersuara khas itu.
“Semangat Wookie ah.. kau pasti bisa,” ucap namja lain yang bermata sipit kepada namja yang bernama wookie itu.

“Oke mulai….” ucapnya pada sekelompok pemain band cafe itu.

L. Is for the way you look at me..
O. Is for the only one i see….
V. Is very very extra ordinary
E. Is even more than anyone can you bought….

Haeun POV

Lantunan lagu jazz itu meluluhkan perhatianku pada sang penyanyi yang memiliki suara khas nya yang sangat menukik indah namun sangat merdu dan enak untuk didengar.

“This song specialy for my love, my heart, my Ms. G Choi Haeun”

Mendengar ucapan itu aku menolehkan kepala ku kepada si empunya suara…. dia, bukankah dia seorang Kim Ryeowook yang sangat pintar itu???

Kim Ryeowook pun turun dari atas singgah sananya dan mulai menghampiriku. Jantungku berdegup sangat kencang. Omo… namja imut ini sedang berada dihadapanku, dan dia berlutut sambil mengeluarkan setangkai bunga tulip berwarna ungu.

“Maaf membuatmu lama menunggu, dan maaf untuk kekuranganku, tapi…. .” Ucapnya dan hanya kubalas dengan tatapan diam penuh rasa penasaran akan kata-kata selanjutnya.

“Kumohon, dengan sepenuh rasa cintaku padamu…. terimalah cintaku dengan segala kekuranganku, dan aku yakin kau akan melengkapinya…..” ucapnya lagi dan masih belum kubalas.

“Kumohon…. jebbal…..”

“Hahhhh” kuhembuskan nafasku, dan dibalas tatapan kecewa darinya,

Sesaat kemudian dia akan pergi meninggalkanku.

“Tunggu….” jawabku menahan kepergiannya.
“Apa kau akan pergi sebelum mendengarkan jawabanku????” Tanyaku lagi.

“Ne… aku mau jadi yeoja  chingu mu oppa…..”

***

Author POV

Dilain tempat dengan suasana yang berbeda 180° dari apa yang dirasakan haeun. Merasakan sakitnya patah hati.

“Hiks…. oppa mianhae… maafkan aku,” seorang yeoja tengah bermonolog seraya memeluk sebuah bingkai berwarna biru muda….

“Oppa, maaf…. jika aku harus memilih aku akan tetap memilih sahabatku,….. .” Ucapnya lagi ditengah isaknya.

“Karena cinta tak harus memiliki…..  .”

In other world and time….

Hari itu begitu cerah dari hari biasanya bagi seorang yeoja bermarga Lee itu. Merasakan setiap hembusan nafasnya dengan penuh rasa kebahagiaan dengan diselingi rasa kasmaran.

“Kim Hanneul….” ucap seorang namja bertubuh tinggi dengan wajah khas kebaratan miliknya.
“Yes, sir….” jawabnya antusias.
“Congrats…. you got A+ for your match examination (*apa deh bahasa inggris gue*)

“Thank you sir…. .” Ucapnya dengan penuh senyuman bangga yang diselingi tepuk tangan.

***

“Congrats… .” Ucap seorang yeoja bermata biru dengan wajah baratnya.
“Thank’s, ” jawab seorang yeoja lagi,

Suasana kantin siang ini sangat ramai, penuh dengan suara. Namun keramaian itu perlahan menjadi diam karena seorang namja tengah memasuki ruangan itu. *bayangin waktu Edward Cullen masuk ke kantin*

“who is he???” Tanya seorang yeoja kepada seorang yeoja yang tengah duduk memakan hamburger disampingnya.

“He is Siwon, and you know…. he is the most handsome boy in our school…” ujar yeoja tadi panjang lebar.

‘jadi malaikat tampan itu bernama Siwon, nama nya memang selaras dengan wajah tampannya yang sempurna… he’s perfect’ batinnya.

 

‘We will end this now and start everything from beginning….. and do everything again…. Because You Are My Little Best Friend ….’

Minggu pagi di London terasa sangat menyejukkan dimusim semi itu. Namun tidak seperti perasaan yeoja berambut coklat itu yang merasakan gersangnya musim kemarau… mungkin faktor kesepianlah salah satunya.

“Fighting hanneul… do the best today!!!” Ujarnya menyemangati dirinya sendiri.

****

Taman di salah satu sudut kota London memang selalu ramai di pagi hari saat akhir pekan. Ada yang bersepeda, berlari kecil, atau hanya sekedar menikmati indahya pemandangan.  Begitu pula halnya Hanneul yang sedang berlari kecil. Dan sebuah objek yang tak disangka muncul dihadapannya.

“Omona….. itu Siwon…” ucapnya.

Dia terus memandang seseorang yang bernama Siwon itu. Tanpa sadar dia tersandung torotoar dan terjatuh.

“Aw…. jeongmal apoyo…..” ucapnya bermonolog sambil memegang pergelangan kakinya.

“Are you okay miss??” Tanya namja yang menjadi objek padangannya.

“Eum ne…” jawabnya bahwa ia lupa kalau sedang berada di Inggris.

“Apa kau orang Korea??” Tanya Siwon dengan aksen koreanya.
“Ne…. dan kau?? Kau bisa berbahasa korea??” Jawabnya.

“Karena … aku juga orang Korea….”

*****

“Hahaahaaa, gak ku sangka bisa bertemu orang korea disini..” ucap namja kekar itu.

“Ahh… ne siwon ssi..,”
“Jangan memanggilku seperti itu, panggi aku oppa ne?? Bukankah kau hoobae ku di sekolah?” Tuturnya lembut

“Ne, opp… oppa…” ucap yeoja itu memamerkan dua gigi kelincinya.

****

Hanneul POV

“Gomawo oppa sudah mengantarkan pulang”

“Ne, annyeong…” ucapnya ramah dan melambaikan tangan kekarnya itu dari balik jendela mobil audi R8.

‘deg’

Entah kenapa saat aku memikirkan caranya tersenyum padaku membuat jantung ku memompa lebih cepat dari sebelum sebelum dan sebelumnya.

‘demi apapun tolong beritahu aku apa yang sedang kurasakan saat ini???’ gumamku dalam hati sambil menatap langit langit kamar dan berlayar ke alam mimpi.

***

Author POV

Di belahan dunia lain seorang yeoja berparas jepang itu sibuk berkelahi dengan pikiran yang mengganggu otaknya itu.

‘Dddrrrrttt ddddrrrtt’
Dering ponsel mengganggu pemikirannya “1 Pesan Baru”

from : Haeun ^^
Sa… ada yang ingin aku bicarakan denganmu dan Haeri besok saat makan siang…
Penting! Ini menyangkut masa depan kita….

Hyunsa menatap bingung pada layar dihadapannya, perasaan bahagia dan sedih menelusuri tiap ruang dihatinya.

akankah dia harus senang atau bersedih?

@ konabeans caffe 12.30 PM SKT

Tampak dua orang yeoja duduk berhadapan menanti yeoja lainnya yang sedang berjalan melalui pintu utama.
“Hyun..ah, apa yang menurutmu akan dikatakan oleh haeun???” Tanya Haeri pada Hyunsa.
“Entah lah… aku juga tidak tau….” jawabnya menggidikkan bahu

“Ri ah… hyun ah….” sapa haeun bersemangat.

****

‘……..’

Keheningan menyapa ketiga yeoja itu.
“Sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan dengan kami eun ah…..” ucap Haeri memecah keheningan diantara mereka

“Aku ingin kita memulai semuanya dari awal……”

****

“Aku ingin kita memulai semuanya dari awal,” mendadak suasana menjadi canggung

“maksudmu??? Aku tidak mengerti…..” Tanya Haeri penuh tanda Tanya, namun Hyunsa hanya diam tak berbicara sedikitpun.

“aku ingin memulai persahabatan kita dari awal dan…” ucap Haeun terhenti dan menghela nafa sejenak

“dan untukmu Hyunsa ya… aku ingin kau kembali dengan kyu oppa..” ucap Haeun pada Hyunsa, namun Hyunsa menatap matanya bingung

“Wae?? Tapi bagaimana dengan kau???” Tanya Hyunsa khawatir.

“Tenang… aku sudah menemukan apa yang terbaik untukku…”

‘Melihat kau bahagia dan tersenyum itu merupakan hal terbaik untukku walaupun sedikit menyakitkan…. Namun itulah CINTA yang sebenarnya’

 

One year later

Hanneul POV

 

Menyenangkan bisa kembali menghirup udara yang sama dengan orang yang kusayangi, yang sudah setahun belakangan aku tinggalkan demi menenangkan diri,

“HANNEUL AHHHHH” teriak ketiga yeoja itu padaku, yah… siapa lagi kalau bukan Haeun, Haeri, dan Hyunsa. Mereka pun langsung menghambur kedalam pelukanku dalam wajah yang dapat diartikan.

“aku merindukan kalian….” Ucapku tanpa sadar setitik Kristal bening itu membasahi pelupuk mataku.

“ehm… aku juga….” Ucap mereka serentak

“EKMHHH”

“oh ya… perkenalkan ini Siwon oppa, pacarku.” Ucapku memperkenalkan wonppa pada mereka.

“jadi, magnae evil kita sudah tau pacaran yah.. kkk~” goda haeri dan membuat mereka tertawa.

“sepertinya perbincangan kita akan berlangsung lama…. Dan akan banyak yang kami ceritakan selama kau tak ada…” ucap Haeun

“mwo???… “

 

Author POV

Persahabatan mereka kembali seperti semula, mereka sepakat untuk memulai semuanya dari awal. Senyuman itu pun kembali terukir, dan ini pembelajaran yang penting,

‘bahwa sahabat sejati akan merasakan sakitnya luka bersama… dan semua itu akan indah pada waktunya…’

The End

 

 

 

 

 semoga READERS (kalo ada) suka sama fanfict ato cerpen aku and please DON’T BE SILENT READER thanks

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s